Just for Fun (FIFA WORLD CUP 2014)

Hello readersssszzzz....
Posting kali ini khusus buat para pecinta sepak-bola.. wuhuuuuuu..
Seperti kita ketahui, beberapa jam ke depan, pesta sepak bola dunia akan resmi di gelar. Dan untuk memeriahkan World Cup tahun ini, gue bakal kembali mencoba menyajikan Prediksi ala ala gue tentunya. Tahun ini PD atau Piala dunia di gelar di Negara Brazil! dan Opening Ceremony nya kurang dari 5 jam ke depan (Sesuai dengan waktu penulisan :p).

Oke deh langsung saja  ;;)

World Cup kan ada 8 Group nih, nah ini dia 16 Besar versi ekohinta

1. Brazil
2. Chili
3. Kolombia
4. Uruguay
5. Perancis
6. Nigeria
7. Jerman 
8. Aljazair
9. Belanda
10. Meksio
11. Kostarika
12. Yunani
13. Argentina
14. Swiss
15. Belgia
16. Amerika Serikat

Kurang lebih seperti itulah 16 Besar versi gue

Tahapan selanjutnya adalah 8 besar.. Siapa aja??

1. BRAZIL
2. KOLOMBIA
3. PERANCIS
4. JERMAN
5. BELANDA
6. KOSTARIKA
7. ARGENTINA
8. BELGIA

8 besar udah dapat nih :p Lanjut 4 Besar yaa??

1. Brazil - Kolombia= BRAZIL
2. Perancis - Jerman = JERMAN
3. Belanda - Kostarika = BELANDA
4. Argentina - Belgia = ARGENTINA

NEXT ke SEMI FINAL

1. Brazil - Jerman = JERMAN
2. Belanda - Argentina = ARGENTINA

NEXT juara 3 nya :

Brazil - Belanda = BELANDA

Finally The Winner of FIFA WORLD CUP 2014, Eko Hinta Prediction is :

JERMAN - ARGENTINA = "JERMAN"

Nah itulah predikse ala ala gue, tentunya hanya untuk hiburan semata.. Siapa tau aja betul :p Dan ingat Bola itu bundar, apa saja bisa terjadi di Lapangan. Prediksi ini hanya untuk hiburan (Sekali lagi).. Sekian dan Salam Olahraga
 


Menghitung Hari

Hello readers, masih ingatkah kalian sama gue? Masih dong yahh :p 
Kali ini gue ingin posting sesuatu lagi, dan sesuai judul pastinya :D

Menghitung Hari? Mau kemana?

Readers, Pengumuman Ujian Nasional telah selesai dilaksanakan. Luapan kegembiraan telah gue lakuin bersama teman-teman gue. Walaupun Nilai rata-rata akhir gue yang hanya 7.7, tetapi gue bangga karena itu hasil kerja keras gue. Gue memohon kepada Allah semoga apa yang kita usahakan akan mendapatkan balasan yang setimpal sesuai usaha kita. Dan nilai tersebut tentunya merupakan jawabannya bahwa nilai tersebut sudah cocok dengan usaha gue. 

Dan masih ada satu lagi pengumuman yang harus gue dengar, dan itu tepat seminggu setelah pengumuman kelulusan. Pengumuman apakah itu? Yap, tepat sekali readers :) Pengumuman SNMPTN. SNMPTN atau Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri merupakan Program Nasional untuk menyeleksi siswa-siswi berprestasi untuk masuk ke Perguruan tinggi tanpa tes. Asik dong ya? Tentunya.

Tepat pukul 13:00 wita, gue sudah bersiap di depan laptop dan koneksi internet tentunya :p Form pengisian data untuk melihat pengumuman telah tersedia, tetapi rasanya masih deg-degan untuk melihat hasilnya. Baru sekitar 12 menit setelah jadwal pengumuman gue memberanikan diri untuk memasukan Nomor pendaftaran beserta tanggal lahir gue. Dan setelah di ENTER maka munculah hasilnya. Perlahan scrollbar di arahkan kebawah, kebawah, kebawah dan kebawah sambil memejamkan mata (Alay kan? Tapi sumpah ini kejadian sebenarnya :D). Perlahan mata gue dibuka dan melihat warna Hijau sambil bertuliskan : "Selamat anda Lulus SNMPTN 2014 (+- seperti itu). Prodi Psikologi Universitas Brawijaya. Rasa senang, bingung, bimbang,sedih, dan rasa lainnya bercampur aduk saat itu. Disisi lain gue emang suka Prodi tersebut tetapi disisi lainnya masih belum siap ninggalin daerah kelahiran gue. Berbagai pertimbangan pun dilakukan untuk menentukan apakah Rezeki ini di ambil atau tidak. Karena rezeki tak dapat ditolak dan mungkin ini memang jawaban dari doa gue, makanya gue memutuskan untuk memilih mengambilnya dan menanggung semua konsekuensi yang ada termasuk harus jauh dari orang tua, keluarga, dan kerabat. 

7 Juni 2014, Pendaftaran ulang akan ditutup 6 hari lagi. Tetapi hingga tulisan ini dibuat gue belum melakukan re-registration. Selain berkas-berkas belum sempurna, masih belum siap juga untuk merantau ke daerah orang. Ada pepatah mengatakan "Dari pada hujan emas di Negeri orang, lebih baik Hujan batu di negeri sendiri". Dan pepatah ini membuat gue harus termenung memikirkan apakah langkah yang aku tempuh sudah benar. 

Menghitung hari, detik demi detik, menunggu kapan akan meninggalkan daerah kesayangan gue. Ya mungkin bagi sebagian teman gue, meninggalkan gorontalo adalah hal yang mudah bahkan di tunggu-tunggu. Tetapi gue? Yah pokoknya dijalanin dulu. Lagian ketika gue berdoa jauh sebelum pengumuman SNMPTN ini, aku selalu meminta yang terbaik bagi gue. Dan In Sya' Allah inilah jawabannya. Gue tetap bersyukur bisa jadi salah satu dari 125ribu peserta yang LULUS SNMPTN 2014. Paling tidak gue tidak perlu bersusah payah re-studying untuk SBMPTN(Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Dan untuk mengakhiri posting gue kali ini, gue hanya bisa bilang Alhamdulillah O:)

Gorontalo, 7 Juni 2014 -@ekohinta-


(Bukti Fisik :D) 



GAJE

Hello readers . Maaf baru bisa ngeBlog. Waktunya sibuk buat mempersiapkan UN yang pada kenyataanya menemui Soal yang seperti itu -_-
Mengesalkan sih, tapi yasudah, lupakan karena sudah lewat juga :D Skrang waktunya menikmati liburan yang makin lama makin habis.

Bingung mau nulis apa lagi, tapi biarkan jari ini mengetik dengan sendirinya. Hahahha.. Percaya ga percaya sekarang ini terjadi dengan sendirinya, apa yang ditulis bukan kemauan saya, tapi ini lanjut terus karena jari terus mengetik, tidak tau kenapa.. hahahah saya hanya bisa tertawa nih.. waduhhh ga' mau berhenti nih jarinya.. gimana dong?? Toloonggg... STOOPPPPPP... hahhahahahahhaha

GAJE KAN?

Makasih telah melihat :p


Road To UN


Inilah cerita anak-anak kelas 3 yang sedikit lagi mau melaksanakan moment bersejarah bin menegangkan yakni Ujian Nasional. Event Nasional yang diadakan tiap tahun ini, mau tidak mau akan menjadi Pelabuhan terakhir kami menuju gerbang Masa depan. Sekolah selama kurang lebih 3 tahun, hanya akan ditentukan (sebesar 60%) selama 3 Hari. 

Ketegangan, kecemasan, ketakutan, dan berbagai sensasi rasa lainnya mulai menghantui para peserta Ujian Nasional 2014 tidak terkecuali saya. Hitungan hari makin lama makin mengecil yang artinya semakin dekat. Sekiranya Ujian Nasional tinggal 17 Hari lagi (H-17).

Rasa yang sama mungkin berlaku buat para Calon Anggota Legislatif dimana pada bulan yang sama ( 9 April ) akan melakukan persaingan untuk merebutkan Kursi Anggota dewan. Kalau para caleg dengan usahanya agar dapat menarik simpati masyarakat, maka kami para siswa dengan Usaha belajarnya, agar dapat duduk mulus di Kursi Panas UN dengan ketenangan yang DAHSYAT dan dapat mengerjakan Soal UN dengan luar biasa LANCAR.

Road to UN, Hari demi hari dilewati dengan mempermantap materi. Tidak ada lagi kata santai dalam kamus kami. Belajar, belajar, belajar. Kebersamaan selam 3 tahun lebih terjalin erat. Foto selfie bin narsis mulai meningkat. Semua moment menuju UN inilah yang mungkin akan cukup berkesan. Yang kami bisa adalah menunggu hari H pelaksanaan. Hingga pada pengumuman kelulusan merupakan waktu yang cukup mendebarkan hati.

Nasib dan tujuan kita ada di tangan kita sendiri. Soal UN yang telah dirancang 20 Paket menjadikan kita harus bertanggung jawab terhadap apa yang telah kita lakukan selama SMA. 20 paket = 1 Siswa, 1 Paket. 1 Siswa mengerjakan 1 paket hanya dalam jangka waktu 2 Jam sahaja. 

Peluang untuk saling membantu ada, hanya saja kita tidak bisa Egois, karena tahun ini NILAI UN akan IKUT diperhitungkan dalam SNMPTN. Jadi setiap siswa akan berlomba-lomba mendapatkan nilai UN. Mungkin ada beberapa dari kami yang hanya mengejar kata "LULUS", dan memang itulah yang sebenarnya kami cari. Tapi jujur, saya juga ingin sekali Lulus di SNMPTN jalur undangan, sehingga tidak perlu repot-repot lagi. Jadi, saya harus berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan nilai memuaskan di UN nanti.

Dan inilah saatnya kita semua berusaha semaksimal mungkin, karena inilah Ujian terakhir yang kita hadapi. Mental dan fisik harus tetap dijaga. Selama 3 tahun ini sudah banyak ujian yang kita hadapi mulai dari kuis, ulangan harian, ulangan MID, dan ulangan Semester. Bila kita liat kebelakang lagi, banyak usaha yang telah kita lakukan untuk menghadapi jenis-jenis ujian tadi, oleh karena itu jika jenis ujian tadi kita lakukan usaha yang sedemikian rupa maka untuk Ujian Nasional kita harus melakukan usaha 2 kali, 5 kali, 10 kali, bahakan 100 kali lipat dari usaha Jenis ujian tersebut tadi.

Sehingga saat pengumuman nanti kita akan bersuka ria seperti ini

bukan berduka cita seperi ini

Nasib tergantung usaha yang tentunya ada di tangan kita sendiri...

Terimakasih telah menyimak . . . 


LOGO BARU SMANTIG

Gambar diatas merupakan Logo SMA Negeri 3 Gorontalo yang Baru. Logo tersebut di Design khusus oleh Bapak Sugeng Wardoyo, S.Pd yang merupakan guru Geografi di Sekolah gue. Logo ini menggantikan Logo SMA3 (Smantig) sebelumnya yang sengaja di ganti seiring dengan keputusan Mahkamah Konstitusi utk Menghapus sistem RSBI/SBI di seluruh Indonesia. Ko' diganti? Soalnya di Logo yang dulu, Terdapat Kata RSBI di tengah Logo tersebut.

Mungkin Logo ini dapat membantu buat adek-adek kelas, teman-teman, Guru, ataupun Alumni yang kebetulan membutuhkan logo ini. Terima Kasih ~


THE VICTORS

Heyyhaaaaa.. Disela-sela kesibukan gue, kali ini gue mau cerita tentang salah satu kelas di Sekolah gue. Kelas siapa? tentunya kelas gue dong yah.. Hehehe..


Sesuai judulnya, The Victors merupakan nama kelas gue. The Victors sendiri punya kepanjangan loh gan. Kepanjangannya buka Vikiran Kotors yaaa :D Tapi "Twelve Social Science Three Ornament Spartan" . Yap, jadi The Victors merupakan kelas XII IPS 3. Nah dari kepanjangannya terdapat Nama "SPARTAN". Spartan sendiri merupakan nama Angkatan Siswa SMA3 Gorontalo angkatan 2013/2014 (Doakan Semoga tahun ini Spartan Lulus 100% yaah). Apabila dilihat dari bahasanya, The Victors terdiri dari 2 kata yang diambil dari Bahasa Inggris. Yang artinya merupakan "Para Pemenang". Nama merupakan Do'a, dan semoga Nama TheVictors bisa menjadi Do'a untuk menjadikan 18 Karakter di dalamnya menjadi Para Pemenang yang akan Melawan Ujian Nasional 2014 (Aamiin)

Dari segi jumlah, The Victors sangat menarik. Terdapat 18 Siswa yang terdiri dari 9 pasang siswa siswi, dengan kata lain 9 Putra dan 9 Putri. ke-18 siswa ini terbentuk dan menjadi satu dalam balutan kehangatan TheVictors (Mulai bersastra ria). 18 Karakter berbeda yang dituntut untuk hidup bersama dan saling menahan Ego masing-masing.

Berikut merupakan Galery Foto-foto The Victors (Bongkar Galery HP >_<)







Sebenarnya masih banyak foto-foto kita (Tau kan Anak SMA jaman skrg,pasti banyak), cuman susah juga nyari-nyari foto lewat HP. Terlebih boros kuota juga gan. Jadi, mungkin cuman itu foto-foto yang dapat mewakili bagaimana Kebersamaan TheVictors

Sekian Postingan kali ini, mungkin gue bakalan tutup dengan sebuah Quotes yang "Mungkin" Indah :D 

"Kebersamaan adalah hal yang seharusnya dinomor satukan, karena apabila semua dilakukan secara bersama bukan tidak mungkin segala sesuatu yang sulit dapat dilalui dengan cukup mudah" -EH-





Imagine Story (Mari Mengarang)



-oOo-
Dalam kegelapan hiduplah seorang nenek yang hidup sebatang kara. Suaminya telah meninggal 2 tahun lalu, sedangkan anaknya yang durhaka pergi meninggalkan dia. Sebut saja nenek Ija, seorang nenek dari desa kecil yang sangat jauh dari kota. Nenek ija merupakan anak dari pengusaha terkenal yang kemudian memilih tinggal di desa karena tidak mau menjadi anak manja. Hingga suatu ketika Perusahaan ayahnya bangkrut dan dia tetap tabah karena dia sudah terbiasa hidup di desa. Dia pun mendapatkan pujaan hati pada umur 21 tahun. Sewaktu itu nenek ija sudah tak bisa memberikan kontak kepada keluarganya di kota.  Dia dinikahi seorang pria desa yang saat itu terkenal jahat, namun karena ketabahan dan kesabaran nenek ija, pria tersebut berubah menjadi orang yang baik. Pernikahan mereka di anugerahi anak perempuan yang diberi nama Sekar.
                Sekar, Putri sematawayang nenek ija tumbuh menjadi anak yang jahat dan durhaka. Sikap dan perilakunya sama sekali tak sesuai dengan ibu bapaknya. Sekar menjadi orang yang sombong dan memilih mengejar harta. Hingga tibalah sekar menemui seorang pria yang Kaya raya dan menjajikan harta kepadanya. Sekar pun ikut bersama pria tersebut ke kota.
                Nenek ija bersama sang suami merasa kecewa dengan perilaku sekar. Sudah 3 tahun tahun mereka hidp tanpa sekar di samping mereka. Umur yang sudah mulai menua membuat suami nenek ija sakit keras. Hingga setahun menahan derita sakit, akhirnya Suami nenek ija meninggal dunina. Tinggalah nenek ija sendiri, sebatang kara, dengan tidak mempunyai pekerjaan tetap, hidup susah, dan akhirnya meninggal dunia juga

-THE END-