PSIKOSIS
(Evan & Yoga, 2016)
Psikosis
adalah ketidakmampuan seseorang dalam menilai realita, yang ditandai dengan
halusinasi dan delusi, emosi dan pikiran yang menyimpang, serta adanya disorganisasi
kepribadian. Seseorang dengan gangguan psikotik mengalami perubahan yang
menyolok pada proses berpikir, tingkah laku, dan emosi.
Penegakan
diagnosis psikosis bergantung pada evaluasi menyeluruh dari banyak simtom dan
tanda-tanda, khususnya fokus terhadap proses berpikir, sehingga membutuhkan
waktu yang relatif lama. Berikut ciri-ciri orang dengan gangguan psikotik:
1. Penampilan
dan Tingkah Laku
Seseorang
dengan gangguan psikosis biasanya memiliki kecurigaan, kebingungan, menjauh dan
tidak memiliki ketertarikan dengan lingkungan. Gerakan tubuh yang ditampilkan
biasanya penuh dengan kegelisahan dan mengalami katatonia. Mereka memakai
pakaian yang tidak biasanya dipakai kebanyakan orang dan tidak terurus.
2. Keadaan
Afektif
Psikosis
dapat terjadi sebagai bagian dari depresi dan manik yang berat. Seseorang
dengan gangguan psikotik biasanya menampilkan afeksi yang datar atau afeksi
yang tidak sesuai. Dalam kasus ini, abnormalitas mood biasanya mudah terlihat.
3. Fungsi
Intelektual (Kogntif)
Adanya
disorientasi kognitif dan hendaya kognitif. Pasien dengan psikotik berat
biasanya bingung dengan pengalaman mereka, underestimate
dengan umur mereka, dan bertingkah laku lebih buruk dari yang diharapkan di tes
psikometrika.
4. Gangguan
Persepsi
Gangguan
persepsi yang dialami oleh seseorang dengan gangguan psikotik adalah adanya
halusinasi, yakni sensasi imajinasi- seperti melihat, mendengar, atau mencium
sesuatu yang tidak ada di dunia nyata. Halusinasi yang sering dialami oleh
seseorang dengan gangguan psikotik adalah mendengarkan suara. Biasanya suara
tersebut menuntun mereka untuk menyakiti diri sendiri dan sayangnya mereka
mematuhinya. Tak jarang mereka merasa bahwa ada serangga yang merayap di kulit
mereka, merasa ada racun di makanan mereka, dan mencium gas yang dilemparkan
oleh musuh kepadanya.
5. Proses
Berpikir
Seseorang
dengan gangguan psikotik mengalami delusi, yaitu kepercayaan yang salah yang
bertentangan dengan fakta yang ada. Biasanya mereka menganggap bahwa mereka telah
melakukan kejahatan yang mengerikan atau perbuatan yang penuh dosa
(depressive), mereka percaya bahwa tubuh orang lain mengeluarkan bau busuk
(somatic), mereka percaya bahwa mereka adalah sesorang yang sangat penting
(grandeur), mereka percaya bahwa mereka dikendalikan atau dipengaruhi oleh
pasukan yang tak terlihat (influence), mereka percaya bahwa orang lain menipu
atau memata-matai dirinya (persecution), atau mereka memberikan kontribusi yang
berarti bagi kejadian yang tidak bersangkutan (reference).
6. Tilikan
(Insight)
·
Tilikan derajat 1: pasien menyangkal
bahwa ia mengalami gangguan psikotik
·
Tilikan derajat 2: pasien mengalami
ambivalensi terhadap penyakitnya
·
Tilikan derajat 3: pasien menyalahkan
faktor lain yang menyebabkan ia mengalami gangguan psikotik
·
Tilikan derajat 4: pasien menyadari
dirinya mengalami gangguan psikotik dan butuh bantuan tetapi tidak memahami
penyebab gangguannya.
·
Tilikan derajat 5: pasien menyadari
dirinya mengalami gangguan psikotik dari faktor-faktor yang berhubungan dengan gangguannya
namun tidak menerapkan dalam perilaku praktisnya.
·
Tilikan derajat 6: pasien menyadari
sepenuhnya tentang situasi dirinya disertai motivasi untuk mencapai perbaikan.
Pada
zaman dahulu kala tepatnya 19 Tahun silam, telah lahir seorang anak tampan
rupawan, kecil mungil, bersih belum ternoda di sebuah kota kecil nan jauh di
mata, Gorontalo. Anak kecil itu lahir pada hari Jum’at tanggal 19 Juli tahun
1996 dengan berat dan tinggi badan yang tidak diketahui. Yang pasti adalah pada
tahun 2016 atau 20 Tahun kemudian, anak kecil itu telah tumbuh dewasa dengan
berat badan 74kg dan Tinggi 177cm.
Eko Riyaldi Hinta. Yap, begitulah
mereka memanggil nama anak kecil yang dulu saat harga BBM,LINE dan Whats app
melambung tinggi, dia meninju congkaknya dunia dengan doa dari orang tua di
nadinya. Setelah beberapa tahun kemudian, anak kecil itu menjelma menjadi
kupu-kupu. Eh salah, maksudnya menjelma menjadi diri saya sendiri, Eko Riyaldi
Hinta, yang sekarang berada di jurusan Psikologi Universitas Brawijaya.
Pada mulanya, saya terlahir dengan
nama “Saleh”. Harapannya adalah kelak ketika saya tumbuh besar akan menjadi
anak yang Saleh. Hingga pada suatu ketika opa (sebutan kakek di Gorontalo) saya
memanggil saya menjadi “Saleko”, katanya sih itu merupakan panggilan
kesayangan. Seiring berjalannya waktu, Saleh yang lebih sering di panggil
Saleko tinggalah kenangan. Karena entah mulai kapan, nama Saleko
dipotong hingga menjadi “Eko” saja.
Menurut beberapa kepercayaan, nama
Eko berarti tunggal atau satu. Sehingga banyak yang mengira saya adalah anak
pertama dalam sebuah keluarga, ataupun sebagai anak tunggal. Nyatanya saya
adalah anak ke empat dari empat bersaudara (anak bungsu). Mungkin karena
predikat anak bungsu inilah yang membuat saya menjadi pribadi yang manja,
pemalu, dan egois. Upsssssssssss. Egois? Egois yang saya maksudkan adalah tidak
mau kalah dan ingin mementingkan diri sendiri. Meskipun yang perlu diingat
adalah “Setiap individu pasti memiliki sifat Egois. Hanya saja yang membedakan
individu satu dengan yang lain adalah bagaimana cara mereka mengendalikan sikap
egois tersebut” (Eko Hinta, 2012).
Bicara soal pendidikan, saat
menempuh Sekolah Dasar (SD) dapat dikatakan saya sebagai anak emas. Karena
disetiap acara maupun lomba, pasti nama saya tercantum sebagai partisipannya.
Mulai dari cerdas cermat, Pramuka, PMR, Paduan Suara, Tarian, Vokalia, dan
bergam kegiatan lainnya, pasti saya ikut serta. Dan Alhamdulillah selain di
bidang non-akademik itu, saya juga sukses dalam bidang akademik. Pasalnya
semenjak kelas 2 hingga kelas 6, saya selalu meraih peringkat I di Kelas.
Prestasi yang saya dapatkan itu juga berlanjut di Sekolah Menengah Pertama
(SMP). Saat di SMP, saya ditempatkan di kelas khusus (Exclusive Class). Di
kelas ini saya meraih peringkat 20 pada semester I, dan peringkat 7 di semester
II-nya. Meskipun sempat meraih peringkat 20, namun nilai yang saya peroleh di
kelas khusus ini apabila diibaratkan dengan kelas regular, maka saya akan mendapat
peringkat I di kelas regular. Untuk non-akademik saat SMP, saya tidak banyak terlibat. Sedikitnya hanya dua
kegiatan saja yang saya ikuti yakni Lomba Trio dan Vokalia. Berlanjut hingga
SMA (Sekolah Menengah Atas), saya masuk di SMA yang paling digandrungi di kota
Gorontalo. Apa lagi kalau bukan SMA Negeri 3 Gorontalo. Sekolah ini memiliki
jargon #1dolSchool, sangat sesuai dengan realitanya dimana sekolah ini
merupakan sekolah idola hampir semua siswa di kota Gorontalo. Meskipun ketika
di Tanya di luar daerah, Sekolah yang paling terkenal adalah Man Insan
Cendekia. Itu looh, sekolah swasta punya-nya Habibie. Saat SMA ini saya sempat
menjadi peringkat I Umum untuk Program Ilmu Sosial. Apa lagi ya
yang harus diceritakan di dunia pendidikan?. Mungkin itu aja dulu.
Tiga kata yang mewakili saya?
Mungkin saya akan memilih soliter, berisik, dan konyol. Soliter, ini merupakan salah satu sisi Eko yang belum banyak
diketahui orang. Tapi saya tidak tau juga sih, orang-orang pada nyadar atau
tidak. Yang jelas saya aslinya penyendiri. Terkadang didalam keramaian aku
masih merasa sepi, sendiri memikirkan KAMU (Malah nyanyi -_-). Terkadang saya
tidak terlalu suka ditengah keramian, saya lebih senang sendiri, hidup di dunia
sendiri. Bahkan saat lagi berada dengan teman-teman, saya malah lebih suka
jalan dibelakang sendirian, atau di depan sendirian. Intinya saya adalah sosok
orang penyendiri.
Berisik. Meskipun saya adalah
penyendiri, namun bukan berarti saya menjadi anti sosial atau menjadi orag yang
“gak asik”. Faktanya ketika saya lagi mood banget, akan menjadi sosok yang
berisik banget. Namun berisik yang saya hasilkan dapat membuat banyak orang
tertawa. Makanya pada beberapa kesempatan saya sering disebut “moodbooster”.
Selain mood booster, banyak yang bilang “gak ada eko, gak rame”. Contohnya
dalam waktu dekat ini, teman-teman SMA ingin membuat reuni, tetapi mereka
mengatakan harus menunggu Eko pulang ke Gorontalo dulu, katanya sih gak seru
kalau gak ada Eko. Hehehehe.
Konyol. Meskipun aslinya saya
adalah sosok pemalu, namun ketika berada bersama teman-teman tingkah konyol
saya akan keluar. Dengan kata lain, berani jika bareng-bareng. Tingkah konyol
saya misalnya menegur orang yang tidak saya kenal, ngusilin pelayan-pelayan
restaurant, sampai guling-guling di depan umum biar dituruti perintahnya.
Intinya saya adalah orang yang konyol.
Cita-cita? Duluuuuuuuuuuu banget,
saya bercita-cita menjadi dokter, tetapi lama-kelamaan saya pun bercita-cita
menjadi seorang pengusaha sukses. Namun pada tahun 2011 bertepatan saat saya
berada di kelas X SMA, untuk pertama kalinya, minat menjadi seorang psikolog
muncul. Saya ingin menjadi seorang psikolog handal terutama di bidang klinis.
Meskipun demikian, psikolog bukanlah satu-satunya arah karir saya. Sempat
terbesit dalam pikiran saya untuk bekerja di dua perusahaan besar di Indonesia.
Untuk masuk di dua perusahaan ini, membutuhkan tenaga ekstra dengan seleksi
masuk yang luar biasa banyak. Untuk itu saya berasumsi, orang-orang yang kerja
di dua perusahaan ini, adalah orang-orang yang hebat. Perusahaan itu adalah
Bank Indonesia dan Telkomsel. Entah mengapa, saya ingin sekali masuk ke dua
perusahaan besar terebut. Selain itu saya juga bercita-cita menjadi dosen, sama
seperti cita-cita NKRI yang tertera dalam alinea ke-IV UUD 1945 yaitu
mencerdaskan kehidupan bangsa.
Demikian yang dapat
saya sampaikan pada kesempatan ini, lebih dan kurangnya saya mohon maaf. Segala
sesuatu yang bersifat candaan adalah untuk hiburan semata, sekali lagi mohon
maaf atas penggunaan bahasa yang kadang terlanggar gaul. Hehehe. Terimakasih dan sampai jumpa
Sekejap ku memandang wajah itu, wajah pucat pasi yang berada tepat di
depan wajahku. Ku terbangun di pagi hari, membuka mata perlahan disambut
cahaya matahari yang seolah menebar senyuman semangat pagi. Aku kaget,
iya kaget. Di depan ku terpampang seorang wanita seusiaku, berambut
panjang, dan masih acak-akan. Perlahan ku Tanya siapa dia dan darimana
gerangan, suara lirih menjawab seakan tak bisa kudengar. Aku makin heran
dan ingin segera lari dari tempat yang sangat asing itu. Tiba-tiba saja
langit menjadi gelap, petir menyambar kemana-mana, ku berharap rintik
hujan segera datang agar angin kencang ini segera pergi atau mengurangi
sifat yang membahayakan. Bergegas ku lari mencari perginya sang matahari
yang tadi menawarkan cerita semanagat. Aku berlari dan tersandung di
sebuah batu yang sangat gagah, aku perlahan bangkit dan lari kembali.
Ketika ku berbalik kulihat pohon besar yang dulu sering kupanjat bersama
teman-teman roboh hingga nyaris mengenai diriku. Aku semakin bingung
apa yang terjadi. Ku mencoba untuk mencari jawaban hingga kumenemukan
sebuah rumah tua dengan lampu yang remang-remang. Disana terdapat sebuah
mobil antik dengan desain modern. Ku perhatikan mobil warna merah itu
perlahan berubah warna menjadi biru dan akhirnya lenyap hilang pergi
dari hadapanku. Rumah tua yang tepat dibelakangku itu kumasuki, suasana
hangat segera kudapati ketika melihat perapian tua yang sudah menyala
entah sejak kapan. Kududuk di kursi yang hampir roboh menyaksikan
tatanan buah-buahan cantik hancur perlahan demi perlahan. Televisi tua
tiba-tiba menyala dan menyajikan cerita busuk yang menjijikan, aku
hampir muntah dan terbangun di atas ranjang putih bersih berdekorasi
putih cemerlang juga. Ku amati perlahan kenapa begiu indah ruangan ini,
kumencoba mengingat apa yang terjadi. Kupejamkan mata mencari jawaban
tetapi tiba-tiba ku mendengar ketukan pintu yang sangat keras, ku
melangkah menuju pintu, kubuka secara perlahan, dan bukannya keluar
ruangan aku malah mendapat sebuah ruangan dengan dekorasi hitam pekat
dan sebuah lilin yang menyala membuat bayangan diriku bergitu besar. Aku
termenung dimanakah aku?
Hi, guys kali ini gue mau kasih link terbaru dari nares :D Tau nares kan? Belum ya? Aduh sumpah parah banget jika lu pada belum pada tau duo yang satu ini. Mereka adalah Putri dan Nuki. Jadi, mereka berdua ini sering banget cover lagu-lagu dan itu mantap banget. Nah beberapa jam yang lalu mereka me release cover terbaru mereka tentang OST film AADC (Bimbang, Suara hati seorang kekasih, Denting, Ada Apa dengan Cinta) . Yaps, sekarang emang AADC lagi booming, gara-gara iklan salah satu produk chatting. Nah supaya gak panjang lebar nih bisa liat sendiri link videonya DISINI !!!(Ntar gue ceritain Naresnya lebih panjang lagi pada postingan berikutnya yaaaa)
Nah, sekarang buat yang pada mau DOWNLOAD LAGU NARES ADA APA DENGAN CINTA (Mash Up OST) bisa langsung klik Link dibawah ini..
Nah sekarang saya akan mencoba menyajikan LIRIK LAGU Mash-Up Cover OST AADC versi Nares ini. berikut adalah liriknya:
Lirik Lagu "Nares - Ada Apa Dengan Cinta (Mash Up OST Cover)
Pertama kali aku tergugah
Dalam setiap kata yang kau ucap
Bila malam tlah datang
Terkadang ingin ku tulis semua perasaan
Kata orang rindu itu indah
Namun bagiku ini menyiksa
Sejenak ku fikirkan untuk ku benci saja dirimu
Namun sulit ku membenci
Merajai Diri yang penuh emosi
Jauh di dasar hatiku
Tetap ku mau
Ooohh.. Oooohh..
Dalam anganku aku berada disatu
Persimpangan jalan yang sulit kupilih
Rintik gerimis mengundang
Kekasih di malam ini
Kita menari dalam rindu yang indah
Sepi kurasa hatiku
Saat ini oh sayangku
Saat ini oh sayangku
Jika kau di sini aku tenang
Andai bumi terbelah dua
Biar kita tetap saling berpeluk
Wahai pujangga cinta
Biar membelai indah
Biar membelai indah
Telaga di kalbuku
Jujurlah pada hatimu
Jujurlah pada hatimu
Ada apa dengan cinta
Perbedaan aku dan engkau
Biar menjadi bait
Dalam puisi cinta terindah
Nah sekian dulu posting kali ini, sampai jumpa bye bye..
Follow IG + twitter: @ekohinta
H+7 Idul Fitri, Gorontalo masih punya tradisi yang sampai sekarang masih dilakukan. Tradisi ini disebut "Hari Raya Ketupat" atau orang gorontalo menyebutnya "Buka lo Sunati". Hari raya ini dilakukan setelah berpuasa 6 hari dibulan syawal yang merupakan sunnah Rasulullah. Pada hari itu banyak rumah di gorontalo yang melaksanakan "open house". Dulu Hari raya Ketupat hanya dilakukan oleh masyarakat Jaton (Jawa Tondano) yang bermukim di Gorontalo. Mereka menggelar open house sebagai bentuk syukur atas hasil bumi yang didapatkan sehingga dahulu Hari raya ketupat hanya berpusat di Reksonegoro yosonegoro dan kaliyoso. Namun seiring berkembangnya jaman, sekarang gelaran hari raya ketupat sudah meluas hingga ke seluruh Gorontalo.
Namun Ternyata setelah melihat beberapa referensi bahwasanya Tradisi Hari raya Ketupat adalah tradisi asli dari Jawa, yang dibwa oleh masyarakat Jawa Tondano ke Gorontalo. Sehingganya Tradisi ini merupakan tradisi khas Indonesia artinya dilakukan di hampir seluruh indonesia. Jadi tradisi ini bukan tradisi asli masyarakat Gorontalo akan tetapi merupakan tradisi orang jawa yang masuk ke Gorontalo.
Hello readersssszzzz....
Posting kali ini khusus buat para pecinta sepak-bola.. wuhuuuuuu..
Seperti kita ketahui, beberapa jam ke depan, pesta sepak bola dunia akan resmi di gelar. Dan untuk memeriahkan World Cup tahun ini, gue bakal kembali mencoba menyajikan Prediksi ala ala gue tentunya. Tahun ini PD atau Piala dunia di gelar di Negara Brazil! dan Opening Ceremony nya kurang dari 5 jam ke depan (Sesuai dengan waktu penulisan :p).
Oke deh langsung saja ;;)
World Cup kan ada 8 Group nih, nah ini dia 16 Besar versi ekohinta
1. Brazil
2. Chili
3. Kolombia
4. Uruguay
5. Perancis
6. Nigeria
7. Jerman
8. Aljazair
9. Belanda
10. Meksio
11. Kostarika
12. Yunani
13. Argentina
14. Swiss
15. Belgia
16. Amerika Serikat
Kurang lebih seperti itulah 16 Besar versi gue
Tahapan selanjutnya adalah 8 besar.. Siapa aja??
1. BRAZIL
2. KOLOMBIA
3. PERANCIS
4. JERMAN
5. BELANDA
6. KOSTARIKA
7. ARGENTINA
8. BELGIA
8 besar udah dapat nih :p Lanjut 4 Besar yaa??
1. Brazil - Kolombia= BRAZIL
2. Perancis - Jerman = JERMAN
3. Belanda - Kostarika = BELANDA
4. Argentina - Belgia = ARGENTINA
NEXT ke SEMI FINAL
1. Brazil - Jerman = JERMAN
2. Belanda - Argentina = ARGENTINA
NEXT juara 3 nya :
Brazil - Belanda = BELANDA
Finally The Winner of FIFA WORLD CUP 2014, Eko Hinta Prediction is :
JERMAN - ARGENTINA = "JERMAN"
Nah itulah predikse ala ala gue, tentunya hanya untuk hiburan semata.. Siapa tau aja betul :p Dan ingat Bola itu bundar, apa saja bisa terjadi di Lapangan. Prediksi ini hanya untuk hiburan (Sekali lagi).. Sekian dan Salam Olahraga
Hello readers, masih ingatkah kalian sama gue? Masih dong yahh :p
Kali ini gue ingin posting sesuatu lagi, dan sesuai judul pastinya :D
Menghitung Hari? Mau kemana?
Readers, Pengumuman Ujian Nasional telah selesai dilaksanakan. Luapan kegembiraan telah gue lakuin bersama teman-teman gue. Walaupun Nilai rata-rata akhir gue yang hanya 7.7, tetapi gue bangga karena itu hasil kerja keras gue. Gue memohon kepada Allah semoga apa yang kita usahakan akan mendapatkan balasan yang setimpal sesuai usaha kita. Dan nilai tersebut tentunya merupakan jawabannya bahwa nilai tersebut sudah cocok dengan usaha gue.
Dan masih ada satu lagi pengumuman yang harus gue dengar, dan itu tepat seminggu setelah pengumuman kelulusan. Pengumuman apakah itu? Yap, tepat sekali readers :) Pengumuman SNMPTN. SNMPTN atau Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri merupakan Program Nasional untuk menyeleksi siswa-siswi berprestasi untuk masuk ke Perguruan tinggi tanpa tes. Asik dong ya? Tentunya.
Tepat pukul 13:00 wita, gue sudah bersiap di depan laptop dan koneksi internet tentunya :p Form pengisian data untuk melihat pengumuman telah tersedia, tetapi rasanya masih deg-degan untuk melihat hasilnya. Baru sekitar 12 menit setelah jadwal pengumuman gue memberanikan diri untuk memasukan Nomor pendaftaran beserta tanggal lahir gue. Dan setelah di ENTER maka munculah hasilnya. Perlahan scrollbar di arahkan kebawah, kebawah, kebawah dan kebawah sambil memejamkan mata (Alay kan? Tapi sumpah ini kejadian sebenarnya :D). Perlahan mata gue dibuka dan melihat warna Hijau sambil bertuliskan : "Selamat anda Lulus SNMPTN 2014 (+- seperti itu). Prodi Psikologi Universitas Brawijaya. Rasa senang, bingung, bimbang,sedih, dan rasa lainnya bercampur aduk saat itu. Disisi lain gue emang suka Prodi tersebut tetapi disisi lainnya masih belum siap ninggalin daerah kelahiran gue. Berbagai pertimbangan pun dilakukan untuk menentukan apakah Rezeki ini di ambil atau tidak. Karena rezeki tak dapat ditolak dan mungkin ini memang jawaban dari doa gue, makanya gue memutuskan untuk memilih mengambilnya dan menanggung semua konsekuensi yang ada termasuk harus jauh dari orang tua, keluarga, dan kerabat.
Tepat pukul 13:00 wita, gue sudah bersiap di depan laptop dan koneksi internet tentunya :p Form pengisian data untuk melihat pengumuman telah tersedia, tetapi rasanya masih deg-degan untuk melihat hasilnya. Baru sekitar 12 menit setelah jadwal pengumuman gue memberanikan diri untuk memasukan Nomor pendaftaran beserta tanggal lahir gue. Dan setelah di ENTER maka munculah hasilnya. Perlahan scrollbar di arahkan kebawah, kebawah, kebawah dan kebawah sambil memejamkan mata (Alay kan? Tapi sumpah ini kejadian sebenarnya :D). Perlahan mata gue dibuka dan melihat warna Hijau sambil bertuliskan : "Selamat anda Lulus SNMPTN 2014 (+- seperti itu). Prodi Psikologi Universitas Brawijaya. Rasa senang, bingung, bimbang,sedih, dan rasa lainnya bercampur aduk saat itu. Disisi lain gue emang suka Prodi tersebut tetapi disisi lainnya masih belum siap ninggalin daerah kelahiran gue. Berbagai pertimbangan pun dilakukan untuk menentukan apakah Rezeki ini di ambil atau tidak. Karena rezeki tak dapat ditolak dan mungkin ini memang jawaban dari doa gue, makanya gue memutuskan untuk memilih mengambilnya dan menanggung semua konsekuensi yang ada termasuk harus jauh dari orang tua, keluarga, dan kerabat.
7 Juni 2014, Pendaftaran ulang akan ditutup 6 hari lagi. Tetapi hingga tulisan ini dibuat gue belum melakukan re-registration. Selain berkas-berkas belum sempurna, masih belum siap juga untuk merantau ke daerah orang. Ada pepatah mengatakan "Dari pada hujan emas di Negeri orang, lebih baik Hujan batu di negeri sendiri". Dan pepatah ini membuat gue harus termenung memikirkan apakah langkah yang aku tempuh sudah benar.
Menghitung hari, detik demi detik, menunggu kapan akan meninggalkan daerah kesayangan gue. Ya mungkin bagi sebagian teman gue, meninggalkan gorontalo adalah hal yang mudah bahkan di tunggu-tunggu. Tetapi gue? Yah pokoknya dijalanin dulu. Lagian ketika gue berdoa jauh sebelum pengumuman SNMPTN ini, aku selalu meminta yang terbaik bagi gue. Dan In Sya' Allah inilah jawabannya. Gue tetap bersyukur bisa jadi salah satu dari 125ribu peserta yang LULUS SNMPTN 2014. Paling tidak gue tidak perlu bersusah payah re-studying untuk SBMPTN(Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Dan untuk mengakhiri posting gue kali ini, gue hanya bisa bilang Alhamdulillah O:)
Gorontalo, 7 Juni 2014 -@ekohinta-
(Bukti Fisik :D)
Langganan:
Postingan (Atom)


